Langsung ke konten utama

Simak Yuk Cara Menghitung Potensi Ampunan Pajak

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati sudah di tandatangani revisi Ketentuan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 118/2016. Revisi PMK ini buka jendela ampunan untuk yg tidak turut amnesti pajak serta untuk peserta amnesti pajak untuk memberikan laporan semua hartanya yang masih tetap tersembunyi.
Mereka akan tidak dikenai sangsi seandainya mengungkap sendiri harta bersih yang belum juga dilaporkan dalam hasil hitung SPT Tahunan (2015) untuk yang bukanlah peserta amnesti pajak, atau belum juga disibakkan dalam SPh untuk peserta amnesti pajak.
Untuk menggerakkan beleid ini, Direktur Potensi, Kepatuhan serta Penerimaan Pajak Ditjen Pajak Yon Arsal menyebutkan, menyebutkan, pihaknya tengah mempelajari data harta yang ada. Data itu diliat dari hasil amnesti pajak tempo hari. Sebab, banyak harta yang belum juga dilaporkan dalam SPT Tahunan ataupun dalam Surat Pernyataan Harta (SPH).
Ia meneruskan, satu diantara langkah mengkalkulasi potensi dari jendela ampunan pajak ke-2 ini yaitu dengan kurangi realisasi amnesti pajak dengan tujuan. “Itu satu diantara langkahnya untuk ketahui kira-kita masih tetap ada berapakah sekali lagi yang belum juga, ” ucapnya di kantor Kemkeu, Jakarta, Senin (20/11).
Berdasar pada catatan KONTAN, sampai batas saat untuk mewujudkan repatriasi atau akhir Maret 2017, dana yang telah masuk kedalam negeri dalam rencana repatriasi sebesar Rp 128, 3 triliun dari komitmennya yang sebesar Rp 147 triliun.
Dengan hal tersebut masih tetap ada Rp 18, 7 triliun dana yg tidak masuk laporan realisasi repatriasinya. “Dana repatriasi itu bila tidak jadi masuk dapat digunakan PP 36. Gap itu dapat gunakan PP 36. Telah ditata, ” tutur dia.
Akan tetapi, tujuan repatriasi yang dibanderol pemerintah yaitu Rp 1. 000 triliun.
Disamping itu, untuk realisasi deklarasi dalam amnesti pajak sendiri terdaftar sebesar Rp 4. 734 triliun atau melampaui tujuan yang sebesar Rp 4. 000 triliun. Realisasi ini termasuk juga deklarasi dalam negeri yang sebesar Rp 3. 698 triliun serta deklarasi luar negeri sebesar Rp 1. 036 triliun.
Terkecuali data amnesti pajak, Ditjen Pajak menurut Yon juga mempunyai data dari pihak ke-3. “Ada data yang kami punyai, yaitu dari hasil amnesti pajak waktu lalu serta ada yg tidak kami punyai segera cara daftar, yaitu data pihak yang lain, ” terangnya.
Direktur Eksekutif Centre for Indonesia Taxation Analysis (CITA) Yustinus Prastowo menyebutkan, dengan terdapatnya jendela ampunan ini, penerimaan pajak th. ini dapat lebih optimis mendekati tujuan Biaya Pendapatan serta Berbelanja Negara Perubahan (APBNP) 2017 yang sebesar Rp 1. 283, 57 triliun.
Terlebih dulu, ia memperkirakan penerimaan pajak th. 2017 dapat finis di 92, 44% dari tujuan dengan skenario optimis atau sebesar Rp 1. 186, 55 triliun.
Skenario optimis itu berarti, penerimaan bln. November serta Desember semasing mesti menjangkau Rp 122, 72 triliun serta Rp 205, 83 triliun.
“Jika berhasil 1, 5 bln. ini, karna saat mepet serta harus prioritas, terlebih sifatnya himbauan dahulu, semestinya dapat ditargetkan 3% sampai 5%. Jadi, dapat 95% sampai 97%, ” kata Yustinus pada KONTAN.
Akan tetapi, butuh digarisbawahi kalau Ditjen Pajak dalam hal semacam ini mesti mempunyai kesiapan data akurat hingga ada tujuan yang terarah.
Ia menyebutkan, jika data akurat cukup banyak serta dapat dipakai untuk bargaining, semestinya juga akan ada penambahan penerimaan karna skemanya tidak butuh sekali lagi audit, namun cukup membenarkan atau mengemukakan SPT PPh Final.
“Sejauh data akurat serta tidak ada dispute, semestinya dapat selekasnya dikerjakan pembetulan/penyampaian SPT. Jadi, ini batu uji akurasi data serta kekuatan persuasi/memenangi opini, ” ucapnya.
Walau demikian, apabila dengan skenario pesimistis, penerimaan pajak juga akan terwujud 91, 77% dari tujuan pada th. ini atau sebesar Rp 1. 177, 93 triliun.
Oleh karenanya, menurutnya, kebijakan ini mesti dengan masif melibatkan sebanyak-banyaknya pihak yang diakui oleh orang-orang, seperti asosiasi, tokoh, kepala daerah, dan sebagainya.
“Sebenarnya kebijakan ini bila sosialisasi serta kemasannya pas kan bagus buat mendorong kepatuhan, ” katanya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Inilah Tips Trik Lolos UNBK Dengan Nilai Memuaskan

“PERSIAPAN jauh-jauh hari, belajarnya dicicil. Jadi mendekati hari H dak butuh belajar yang berat-berat sekali lagi. Dekat ujian dak bisa letih, ” ungkap putra pertama dari pasangan Andri Wijaya serta Jofita ini waktu disambangi Jambi Ekspres di SMK Unggul Sakti sekian hari kemarin. Terkecuali belajar disekolah, Riadi mengaku dianya tidak ikuti les atau tuntunan belajar yang lain diluar sekolah. Prinsipnya hanya mencicil pelajaran dengan berkepanjangan sebelumnya hari UNBK. “Nggak ada les diluar, belajar disekolah tersebut, ” katanya seperti diambil Jambi Ekspres (Jawa Pos Group). Riadi memanglah sosok pelajar yang berprestasi serta telaten, jadi lumrah saja bila ia sukses mencapai nilai teratas. Gurunya juga mengaku Riadi yaitu sosok siswa mereka yang banyak juga mencatatkan prestasi membanggakan untuk sekolah. Tapi bukanlah bermakna kalau sepanjang ikuti UNBK Riadi tidak hadapi tantangan. Dari 4 mata pelajaran yang masuk UNBK, dua mata pelajaran Matematika serta Teori Akutansi ...

Inilah Penyebab Smartfren Luncurkan Andromax Khusus Laskar Wong Kito

PT. Smartfren Telecom Tbk kembali meluncurkan product paling barunya. Kesempatan ini bekerja bersama dengan Sriwijaya FC, hadirkan seri handphone Andromax spesial untuk beberapa pendukung laskar wong kito. Beberapa konsumen handphone ini juga akan dimanjakan dengan paket internet unlimited 4G Smartfren dengan gratis serta menelepon sepuasnya ke sesama Smartfren, sepanjang setahun penuh. " Seri spesial ini kami hadirkan spesial untuk pengagum dan beberapa pendukung laskar wong kito, supaya makin gampang untuk nikmati konektivitas 4G LTE, umpamanya untuk lihat jadwal kompetisi Sriwijaya FC, streaming video tiap-tiap kompetisi mereka, sampai eksis di sosial media. Diluar itu kami beri kebebasan menelepon sepuasnya ke nomor Smartfren, hingga kami mengharapkan komunikasi pada beberapa fans bisa lebih efisien serta efektif. ” tutur Djoko Tata Ibrahim, Deputy CEO Smartfren pada peluncuran product paling baru di Barong Cafe Palembang, Kamis malam (08/03). Baca Juga:  cara cek kuota sm...

Inilah Penyebab MK segera keluarkan putusan uji materi UU Pajak Bumi dan Bangunan

Mahkamah Konstitusi menampik permintaan uji materi Undang-undang Nomor 12 th. 1985 mengenai Pajak Bumi serta Bangunan yang diserahkan oleh empat orang warga negara Indonesia. Beberapa pemohon menguji Pasal 4 ayat (1) serta ayat (2) frasa " berada tinggal " serta Pasal 3 ayat (1) UU 12/1985 ini. " Amar putusan mengadili, menampik permintaan beberapa pemohon untuk semuanya, " tutur Ketua Majelis Hakim Konstitusi Anwar Usman di gedung MK Jakarta, Rabu (9/5). Berkaitan dengan keberatan beberapa pemohon pada keharusan membayar PBB yang dilandasi oleh argumen finansial yang kurang dapat, Mahkamah memiliki pendapat beberapa pemohon bisa memakai saluran atau mekanisme yang disiapkan oleh Pasal 107 ayat (2) huruf e UU PDRD. " Berkaitan dengan hal semacam ini, banyak daerah sudah keluarkan kebijakan berbentuk pengurangan atau bahkan juga penghilangan keharusan membayar PBB pada objek pajak dengan nilai spesifik, " terang Hakim Konstitusi membacakan pertimban...